PURWODADI, (11/03/2026) | Upaya menjaga kelestarian dan keamanan kawasan hutan terus diperkuat oleh Perhutani KPH Purwodadi. Salah satunya melalui kegiatan penjagaan terpadu yang melibatkan jajaran petugas keamanan BKPH Linduk, Polhutmob serta masyarakat sekitar hutan di Pos Keamanan Hutan petak 164 RPH Welahan BKPH Linduk, pada Rabu (11/03).
Kegiatan penjagaan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan (Gukamhut) sekaligus memperkuat sinergi antara Perhutani, aparat keamanan, dan masyarakat desa sekitar hutan.
Sejak sore hari, petugas terlihat bersiaga di pos keamanan yang berada di kawasan petak 164. Selain melakukan pemantauan situasi wilayah, para petugas juga melakukan patroli terbatas di sekitar kawasan hutan yang dianggap rawan. Kehadiran petugas gabungan ini menjadi simbol kebersamaan dalam menjaga kelestarian hutan agar tetap aman dan terjaga dari berbagai ancaman.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Linduk, Bagus Nurul Iman, menyampaikan bahwa kegiatan penjagaan bersama ini merupakan bagian dari upaya membangun sistem pengamanan hutan yang kuat melalui kolaborasi lintas unsur.
“Pengamanan hutan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Perhutani. Oleh karena itu kami terus membangun sinergi dengan Polhutmob serta masyarakat sekitar hutan. Dengan adanya penjagaan bersama di pos keamanan ini diharapkan potensi gangguan keamanan hutan dapat dicegah sejak dini,” ungkap Bagus.
Sementara itu, Komandan Regu Polhutmob, Suryanto, menegaskan bahwa Polhutmob siap mendukung langkah pengamanan hutan yang dilakukan Perhutani, terutama pada wilayah yang memiliki potensi kerawanan.
“Polhutmob selalu siap bersinergi dengan jajaran Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan. Dengan adanya penjagaan bersama seperti ini, koordinasi di lapangan menjadi lebih solid sehingga upaya pencegahan gangguan keamanan hutan dapat dilakukan secara maksimal,” jelasnya.
Dukungan juga datang dari masyarakat sekitar hutan. Tokoh masyarakat Dusun Welahan, Supri, menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Perhutani dan Polhutmob dalam menjaga keamanan hutan sekaligus melibatkan masyarakat.
“Kami sebagai masyarakat yang tinggal di sekitar hutan tentu sangat mendukung kegiatan ini. Hutan adalah sumber kehidupan bagi kami, sehingga sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya. Kami siap ikut membantu Perhutani agar hutan tetap aman dan lestari,” tutur Supri.
Dengan adanya kebersamaan antara petugas Perhutani, Polhutmob dan masyarakat, diharapkan kawasan hutan wilayah BKPH Linduk tetap terjaga dengan baik serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Editor : Aris