PURWODADI, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi bersama Pemerintah Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan guna mencegah terjadinya bencana alam. Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah hutan Petak 41B RPH Pakem BKPH Penganten pada Senin (27/4).
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh jajaran Perhutani BKPH Penganten, Kepala Desa Taruman Kecamatan Klambu, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompinca) Klambu, anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sidareja, serta masyarakat desa sekitar kawasan hutan.
Sosialisasi dilaksanakan di kawasan hutan yang termasuk dalam Kawasan Perlindungan Setempat (KPS). Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga fungsi hutan sebagai kawasan penyangga lingkungan, terutama dalam mencegah berbagai potensi bencana seperti pohon tumbang, banjir, tanah longsor, serta kerusakan lingkungan lainnya yang dapat merugikan masyarakat.
Selain itu, Perhutani juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan dengan tidak melakukan penebangan liar, pembakaran lahan, maupun aktivitas lain yang dapat merusak ekosistem hutan. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya menjaga keberlanjutan fungsi hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Penganten, Arie Gunawan, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian hutan.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa keberadaan hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Kawasan Perlindungan Setempat harus kita jaga bersama agar dapat meminimalisir potensi bencana seperti banjir maupun pohon tumbang yang dapat membahayakan masyarakat,” ujar Arie Gunawan.
Ia juga menambahkan bahwa Perhutani terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah desa, LMDH, serta masyarakat sekitar hutan dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.
Kepala Desa Taruman, Kasir, mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Perhutani bersama pihak terkait. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat sangat penting agar masyarakat memahami manfaat hutan serta dampak yang dapat ditimbulkan apabila hutan tidak dijaga dengan baik.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga hutan. Hutan yang lestari akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dari segi lingkungan maupun kehidupan sehari-hari,” ungkap Kasir.
Sementara itu, Pengurus LMDH Sidareja, Qoirul Anang Rofi’i, menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus bersinergi dengan Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan.
“Kami bersama anggota LMDH dan masyarakat siap mendukung upaya Perhutani dalam menjaga hutan. Dengan menjaga kelestarian hutan, kita juga menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat dari berbagai potensi bencana,” jelas Qoirul Anang Rofi’i.
Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kelestarian hutan, sehingga keberadaan hutan tetap terjaga dan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Editor: Aris